KITAINDONESIASATU.COM – Agar anak tumbuh tinggi dan sehat, orang tua perlu memperhatikan asupan nutrisi peninggi badan yang lengkap.
Nutrisi seperti protein, karbohidrat, lemak, serat, vitamin, dan mineral sangat penting selama masa pertumbuhan.
Kurangnya nutrisi dapat menyebabkan stunting, yaitu kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang.
Anak yang mengalami stunting biasanya tampak lebih pendek dari anak seusianya.
Selain karena kekurangan nutrisi, stunting juga dapat disebabkan oleh faktor keturunan, gangguan hormon, serta kondisi medis seperti anemia dan stres berat.
Untuk mendukung pertumbuhan tinggi anak, berikut nutrisi penting yang perlu dipenuhi:
- Protein:
Protein berperan dalam pembentukan jaringan tubuh, hormon, serta memperkuat otot dan tulang. Kebutuhan harian protein berbeda-beda, mulai dari 26 gram untuk anak usia 1–3 tahun hingga 65 gram untuk remaja laki-laki. Sumbernya meliputi telur, daging, ikan, susu, kacang, dan biji-bijian. - Zat Besi:
Zat besi mendukung fungsi sel darah merah untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Kebutuhan zat besi juga bervariasi tergantung usia, dan bisa didapat dari daging merah, sayuran hijau, dan polong-polongan. - Kalsium:
Kalsium penting untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang serta fungsi otot. Sumbernya termasuk susu, keju, yoghurt, bayam, brokoli, dan tahu. Disarankan memberikan susu sesuai usia, misalnya dua gelas per hari untuk anak 2–3 tahun. - Vitamin D:
Vitamin D membantu penyerapan kalsium. Bisa diperoleh dari susu, telur, ikan, serta sinar matahari pagi.
Selain nutrisi, anak perlu cukup tidur dan rutin berolahraga agar pertumbuhannya optimal.-***




