Hiburan

Hanung Bramantyo Bongkar Remake G30S/PKI Mendadak Batal, Padahal Riset dan Dana Sudah Siap

×

Hanung Bramantyo Bongkar Remake G30S/PKI Mendadak Batal, Padahal Riset dan Dana Sudah Siap

Sebarkan artikel ini
hanung
Sutradara Hanung Bramantyo.

KITAINDONESIASATU.COM – Sutradara Hanung Bramantyo mengungkap cerita di balik proyek remake film G30S/PKI yang sempat direncanakannya. Proyek tersebut bahkan disebut sudah masuk tahap riset dan telah memiliki penyandang dana, sebelum akhirnya dihentikan secara mendadak.

Rencana pembuatan ulang film sejarah tersebut bermula dari pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 2017. Saat itu, Jokowi menyampaikan keinginannya agar film G30S/PKI dibuat ulang dengan pendekatan yang lebih sesuai untuk generasi milenial.

Hanung mengaku langsung menyambut gagasan tersebut dan mulai bergerak.

“Waktu itu Presiden Jokowi di periode pertama, beliau pernah bilang, ‘Saya kepengin ada orang yang membuat atau melakukan remake atas film G30S/PKI yang bisa dinikmati, yang sangat milenial’,” ujar Hanung di kawasan Gelora, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).

Tak berhenti pada wacana, Hanung bersama tim disebut telah melakukan riset dan bahkan mendapatkan penyandang dana untuk proyek tersebut.

Namun, baru sekitar satu bulan berjalan, rencana besar itu tiba-tiba dihentikan.

Hanung mengaku mendapat alasan bahwa kondisi saat itu belum memungkinkan untuk membuat ulang film tersebut. Ia bahkan mempertanyakan keputusan tersebut karena sebelumnya gagasan remake datang dari presiden.

“Alasannya kenapa? ‘Ya, situasinya belum memungkinkan.’ ‘Loh, kan kemarin dibilang sama Presiden sendiri?’ ‘Ya, pokoknya jangan,’ gitu,” ungkap Hanung.

Proyek yang kandas tersebut ternyata tidak membuat Hanung berhenti berkarya. Ketika pandemi COVID-19 melanda, pengalaman yang penuh tekanan justru memunculkan ide baru.

Suara sirene ambulans yang kerap terdengar di sekitar rumahnya membuat suasana pandemi terasa semakin mencekam.

“Jadi di situasi COVID itu, teror itu nyata. Itu yang akhirnya kemudian membuat saya akhirnya melakukan revisi,” kata Hanung.

Ide yang awalnya disiapkan sebagai film sejarah kemudian berubah total menjadi cerita horor.

Hanung menuangkan kegelisahan tersebut ke dalam sebuah skenario yang kemudian berkembang menjadi film Lobang Buaya, yang sebelumnya menggunakan judul The Hole.

“Daripada saya gila, gitu kan, lebih baik saya tumpahkan semua menjadi sebuah sinopsis,” ujar Hanung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *