KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah peristiwa tak lazim terjadi di wilayah Jepang bagian barat.
Musik pernikahan mengalun di dalam aula, sementara sang mempelai perempuan, Yurena Noguchi, tampil anggun mengenakan gaun putih lengkap dengan mahkota berkilau.
Namun, sosok pria yang seharusnya berdiri di hadapannya justru tidak ada secara fisik.
Air mata Noguchi jatuh saat mendengar janji cinta dari pengantin prianya yang muncul melalui layar ponsel. Sosok tersebut bukan manusia nyata, melainkan karakter digital hasil kecerdasan buatan generatif yang dirancang khusus untuk upacara tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters.
Karakter AI itu mampu berinteraksi menggunakan suara, visual, dan rangkaian kalimat yang telah diprogram secara personal. Selama prosesi berlangsung, “pengantin pria digital” menyampaikan komitmen dan ungkapan cinta, disaksikan para tamu yang tampak terkejut sekaligus penasaran.
Noguchi, yang kini berusia 30-an, mengungkapkan bahwa hubungan tersebut tidak terbentuk secara instan.


