Lifestyle

Disunahkan Mandi Jumat, Berikut Niat dan Tata Caranya

×

Disunahkan Mandi Jumat, Berikut Niat dan Tata Caranya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi sholat duha (Muhammadiyah)
Ilustrasi sholat. (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Hari Jumat adalah hari yang istimewa dalam Islam. Hari Jumat dikenal sebagai ”Sayyidul Ayyam’ yang artinya rajanya hari-hari. Hari Jumat, Allah SWT mempertemukan Nabi Adam AS dengan Siti Hawa.

Para ulama merumuskan bahwa pada hari Jumat disunahkan mandi Jumat atau niatnya mandi Jumat. Setelah itu melaksanakan sholat Jumat.

Amaliyah ini bukan saja hanya berlaku bagi laki-laki, akan tetapi berlaku pula bagi anak kecil, perempuan, dan musafir yang hendak melaksanakan shalat Jumat.

Hari Jumat disebut dengan hari ibadah, di antara amaliyah yang dianjurkan untuk dilakukan adalah mandi. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW:

مَنْ أَتَى الْجُمُعَةَ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ النِّسَاءِ فَلْيَغْتَسِلْ وَمَنْ لَمْ يَأْتِهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ غُسْلٌ

“Barangsiapa dari laki-laki dan perempuan yang menghendaki Jumat, maka mandilah. Barangsiapa yang tidak berniat menghadiri Jumat, maka tidak ada anjuran mandi baginya”. (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).

Berikut niat dan tata cara mandi Jumat:

Pertama, bersihkan badan dari segala kotoran dan najis yang masih menempel. Ketiga, mulailah mandi dengan mengguyur kepala sampai tiga kali.

Kedua, saat mengguyur air ke kepala dan tubuh membaca dalam hati: نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِحُضُوْرِ صَلاَةِ الْجُمْعَةِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul Ghusla Lihudhuuri Sholaatil Jum’ati Sunnatan Lillaahi Ta’aalaa”.

Artinya: Saya niat mandi untuk menghadiri sholat Jumat sunnah karena Allah Ta’ala).

Mengenai pelaksanaan mandi Jumat mengutip pendapat Syekh M. Nawawi dilakukan mulai dari masuknya waktu subuh sampai khatib naik mimbar.

Namun, waktu yang paling baik adalah ketika kita hendak pergi berangkat ke masjid untuk sholat Jumat, atau jam 11.30 WIB. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *