KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu desa yang patut dikunjungi di daerah Dieng adalah Desa Sembungan, yang terletak di Kecamatan Kejajar.
Desa Sembungan, atau yang juga dikenal sebagai Cebongan, merupakan sebuah destinasi wisata pedesaan yang memukau berkat sejarah panjang dan keindahan alamnya yang menakjubkan.
Keunikan desa ini bahkan sudah diakui sejak lama, dibuktikan dengan adanya dokumentasi berupa foto oleh Belanda pada tahun 1911.
Berlokasi strategis di dekat Danau Cebongan, desa ini menyandang predikat istimewa sebagai desa tertinggi di Pulau Jawa, dengan ketinggian mencapai 2.300 meter di atas permukaan laut.
Konon, Sembungan juga diyakini sebagai pemukiman pertama di Dataran Tinggi Dieng, menjadikannya sebuah tempat yang kaya akan potensi sejarah dan budaya.
Berdasarkan catatan sejarah setempat, desa ini sudah ada sejak 1818, dan pada awalnya hanya terdapat 17 rumah.
Saat ini, lebih dari 1000 orang tinggal di desa ini, sebagian besar bekerja sebagai petani yang menanam kentang dan pepaya gunung, serta tanaman khas Dieng lainnya.
Salah satu daya tarik utama Desa Sembungan adalah budaya lokal dan Danau Cebongan yang menawan.
Desa ini juga mudah diakses, hanya berjarak sekitar 7 km dari Dataran Tinggi Dieng, dengan jalan yang cukup mulus.
Setibanya di desa, pengunjung akan disambut oleh keramahan penduduk setempat yang terkenal dengan senyum mereka.
Kehidupan di desa ini sangat komunal, di mana warga sering bekerjasama dalam berbagai aktivitas, seperti membangun rumah baru, bertani, dan kegiatan lainnya.
Konsep gotong-royong ini dikenal dengan istilah lokal Sambatan.
Walau sebagian penduduk desa hanya bisa berbahasa Jawa dan tidak fasih berbahasa Inggris, disarankan untuk menggunakan pemandu wisata agar komunikasi dapat berlangsung lancar.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Desa Sembungan adalah pada bulan Juli atau Agustus, karena saat itu terjadi fenomena alam langka yang disebut “embun upas” (embun beku).
Fenomena ini terjadi ketika suhu turun drastis di bawah 0°C, menyebabkan embun membeku di atas tanah dan ladang pertanian.
Pemandangan ini sangat menakjubkan dan menjadi momen yang sempurna untuk berfoto, karena cukup langka.
Selain itu, Danau Cebongan juga menjadi daya tarik utama desa ini.
Dengan luas sekitar 5 hektar, danau ini menyuguhkan suasana yang tenang dan sejuk, serta berfungsi sebagai sumber irigasi bagi petani dan air minum bagi penduduk setempat.
Bagi wisatawan, danau ini adalah tempat yang ideal untuk bersantai dan menikmati keindahan alam, meskipun berenang tidak disarankan karena suhu air yang sangat dingin.
Cara Menuju Desa Sembungan
Bagi yang berangkat dari Wonosobo, perjalanan menuju Desa Sembungan membutuhkan waktu sekitar satu jam dengan jarak tempuh 19 km.
Pengunjung dapat menggunakan Jalan Dieng Raya untuk mencapai Kecamatan Kejajar, dan setelah itu melanjutkan perjalanan kaki menuju desa.-***



