Mereka menyebutkan bahwa apa yang terjadi adalah peristiwa yang tidak menguntungkan dan sama sekali tidak dapat dibenarkan.
Namun, mereka juga menegaskan bahwa penyanyi tersebut bertekad untuk mematuhi seluruh ketentuan hukum dan mengambil langkah-langkah nyata guna mengubah pola hidupnya ke arah yang lebih baik.
“Ini bisa menjadi langkah awal dari perubahan yang sudah lama diharapkan dalam kehidupan Britney. Kami berharap ia dapat menerima bantuan dan dukungan yang diperlukan selama masa sulit ini. Kedua anaknya akan menghabiskan waktu bersamanya, dan orang-orang terdekatnya sedang menyusun rencana yang sudah lama tertunda demi menjamin kesejahteraannya,” bunyi pernyataan tersebut.
Sejalan dengan janji untuk memperbaiki diri, pada awal bulan ini dilaporkan bahwa Britney telah memutuskan untuk masuk ke lembaga rehabilitasi secara sukarela guna mengatasi masalah yang dihadapinya.
Langkah ini dianggap sebagai tanda kesungguhannya untuk memulihkan kondisi diri dan menghindari hal serupa terjadi kembali di masa depan.
Sidang dakwaan atas kasus ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Senin mendatang.
Mengingat tuduhan yang dihadapi tergolong pelanggaran ringan, pihak kejaksaan menyatakan bahwa Britney tidak diwajibkan hadir secara langsung di ruang sidang.
Perwakilan hukumnya dapat mewakilinya dalam proses persidangan tersebut.

