KITAINDONESIASATU.COM – Pertanyaan apakah daging merah baik untuk tubuh masih sering muncul dalam dunia diet sehat.
Terkait hal itu diketahui bahwa para ahli menyebut bahwa konsumsi berlebihan justru bisa meningkatkan risiko kesehatan tertentu. Hal ini terutama disebabkan oleh kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi pada sebagian besar jenis daging merah.
Rekomendasi Konsumsi Daging Merah
Mayo Clinic menyarankan konsumsi daging merah tidak lebih dari sekali seminggu sebagai bagian dari diet sehat. Potongan daging sapi yang lebih ramping seperti sirloin atas atau daging panggang bulat dinilai lebih aman karena mengandung lebih sedikit lemak jenuh.
Sebaliknya, produk olahan seperti ham, bacon, dan salami termasuk yang paling berisiko karena dapat memicu risiko kesehatan serius seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
Lemak Jenuh, Gula, dan Risiko Kesehatan
Selain daging merah, pola makan tinggi gula dan karbohidrat juga memperparah risiko kesehatan. Jika dikombinasikan dengan konsumsi berlebihan, lemak jenuh dalam daging dapat meningkatkan kadar insulin, gula darah, dan kolesterol LDL.
Kolesterol “jahat” inilah yang berlawanan dengan konsep diet sehat, karena berpotensi mempercepat kerusakan pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke.





