Di sisi lain, pelaku pasar menilai reli yang terjadi saat ini masih tergolong rapuh. Harapan akan perdamaian dinilai belum sepenuhnya kuat, sehingga potensi gejolak tetap terbuka jika situasi global kembali memanas.(*)
Mata Uang Asia Menguat, Sentimen AI Dorong Pasar di Tengah Risiko Global



