KITAINDONESIASATU.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pergerakan yang bergejolak pada perdagangan Senin (14/9/2026). Setelah tertekan tajam hingga menyentuh level 6.371,395, IHSG sempat berbalik menguat menjelang penutupan. Namun, rebound tersebut belum mampu membawa indeks ke zona positif.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG berada di level 6.497,330 pada pukul 15.28 WIB. Posisi tersebut masih turun 44,047 poin atau 0,67 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. IHSG sendiri dibuka pada level 6.533,868 dan sempat menyentuh titik tertinggi 6.543,277.
Tekanan jual terlihat dominan sepanjang sesi perdagangan. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 496 saham melemah, sedangkan 165 saham menguat dan 127 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp14,043 triliun dengan volume 29,759 miliar saham dan frekuensi perdagangan mencapai 1.878.152 kali.
Big Banks Dorong Rebound IHSG Menjelang Penutupan
Pergerakan saham perbankan berkapitalisasi besar menjadi salah satu faktor yang membantu IHSG memangkas tekanan setelah indeks jatuh ke titik terendah. Kondisi tersebut menunjukkan adanya upaya pembelian kembali terhadap saham-saham utama setelah aksi jual cukup kuat sejak awal perdagangan.
Di sisi lain, pasar juga mencermati pemanggilan sejumlah menteri ke Istana Presiden pada Senin sore. Indo Premier Sekuritas menilai agenda tersebut dapat memunculkan ekspektasi investor terhadap kemungkinan perubahan ataupun penegasan arah kebijakan pemerintah, terutama terkait sektor ekonomi dan fiskal.

