KITAINDONESIASATU.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pekan ini di zona hijau. Pada Jumat, 21 Agustus 2026, IHSG naik 24,10 poin atau 0,37 persen ke level 6.525,69 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penguatan IHSG turut didukung aktivitas investor asing yang mencatatkan beli bersih atau net buy sebesar Rp974,57 miliar di seluruh pasar. Di pasar reguler, net buy asing mencapai Rp992,64 miliar, sedangkan pasar tunai dan negosiasi mencatat jual bersih Rp18,07 miliar.
IHSG yang Banyak Diborong Investor Asing
Sejumlah saham perbankan menjadi incaran utama investor asing. BBRI mencatat net buy terbesar dengan nilai Rp628,5 miliar. Berikutnya terdapat APIC sebesar Rp297,1 miliar dan BBCA mencapai Rp269,1 miliar.
Di sisi lain, beberapa saham justru menjadi sasaran aksi jual asing. VKTR mencatat net sell terbesar sebesar Rp304,2 miliar, disusul ISAT Rp58,2 miliar dan ASII Rp48,9 miliar.
Penguatan IHSG juga ditopang enam sektor saham. Sektor barang baku naik 0,62 persen, infrastruktur 0,47 persen, keuangan 0,32 persen, barang konsumsi primer 0,23 persen, perindustrian 0,15 persen, dan energi 0,14 persen.
Sementara itu, lima sektor mengalami pelemahan. Sektor kesehatan menjadi penekan terbesar setelah turun 0,88 persen. Transportasi dan logistik melemah 0,48 persen, teknologi 0,46 persen, properti dan real estat 0,18 persen, serta barang konsumsi nonprimer 0,09 persen.
Total volume perdagangan mencapai 59,12 miliar saham dengan nilai transaksi Rp17,47 triliun. Sebanyak 319 saham menguat, 294 saham melemah, dan 178 saham bergerak stagnan.

