Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa neraca perdagangan Indonesia masih mempertahankan tren surplus hingga 53 bulan berturut-turut pada September 2024 dengan senilai 3,26 miliar dolar AS.
Dibuka menguat, IHSG masih berada di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih ada di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer sebesar 1,54 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor teknologi yang naik masing- masing sebesar 1,41 persen dan 1,02 persen.***

