KITAINDONESIASATU.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada perdagangan sesi pertama Kamis, 11 Juni 2026.
Setelah sempat menembus level psikologis 6.000 di awal perdagangan, indeks berbalik melemah dan ditutup turun hampir 2 persen.
Berdasarkan data perdagangan, IHSG terkoreksi 1,91 persen ke posisi 5.789,39 pada akhir sesi I. Sebelumnya, indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.010,48 sebelum tekanan jual mendominasi pasar.
Aktivitas perdagangan saham tetap terpantau tinggi dengan volume transaksi mencapai lebih dari 22 miliar saham dan nilai transaksi sekitar Rp12,67 triliun.
Kondisi ini menunjukkan pelaku pasar masih aktif melakukan transaksi meskipun indeks bergerak melemah.
Saham Konglomerasi dan Perbankan Jadi Penekan IHSG
Pelemahan IHSG kali ini dipengaruhi oleh koreksi sejumlah saham berkapitalisasi besar dari berbagai sektor. Beberapa emiten yang mencatat penurunan signifikan antara lain:
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 11,64 persen
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melemah 10,22 persen
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 9,66 persen
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 10,76 persen
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melemah 9,66 persen





