Karena itu, investor perlu memperhatikan keterbukaan informasi, likuiditas, serta kondisi fundamental emiten. Keputusan transaksi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada besarnya persentase kenaikan saham.
Di tengah pasar yang bergejolak, kehati-hatian dan analisis menjadi faktor penting. Penguatan sejumlah saham saat IHSG melemah memperlihatkan bahwa investor perlu mencermati kinerja emiten secara individual, bukan hanya mengikuti arah pergerakan indeks.(*)


