Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas kenaikan tersebut berada di atas 59 persen, meningkat cukup tajam dibandingkan hari sebelumnya.
Penguatan dolar AS turut menambah tekanan terhadap aset berisiko seperti Bitcoin. Indeks dolar tercatat naik sekitar 0,5 persen pada Jumat.
Sebelumnya, Bitcoin memperoleh momentum kuat berkat perkembangan regulasi aset digital di AS, meningkatnya aliran dana institusional, serta strategi investasi yang memanfaatkan Bitcoin sebagai perlindungan terhadap risiko pelemahan nilai mata uang.
Koreksi juga terjadi pada pasar altcoin. Ethereum turun sekitar 2,9 persen menjadi USD2.431,67, sedangkan XRP melemah 4,7 persen. BNB, Solana, dan Cardano masing-masing mengalami penurunan sekitar 3 persen, 4,4 persen, dan 5,7 persen.
Di kelompok memecoin, Dogecoin turut terkoreksi 4,2 persen. Sementara itu, token $TRUMP bergerak berlawanan arah dengan kenaikan sekitar 1,7 persen.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pasar kripto masih sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi kebijakan moneter Amerika Serikat.
Investor kini kembali mencermati arah suku bunga The Fed serta perkembangan inflasi sebelum menentukan langkah berikutnya.(*)
