Otomotif

Ganti Oli CVT Jangan Tunggu Rusak, Ini Jadwal Ideal dan Bahayanya kalau Telat


×

Ganti Oli CVT Jangan Tunggu Rusak, Ini Jadwal Ideal dan Bahayanya kalau Telat


Sebarkan artikel ini
oli transmisi mobil matic
Oli Transmisi mobil matik. (Dok. Moservice)

Tapi jangan salah, Mobil jarang dipakai bukan berarti oli CVT aman. Dilansir Suzuki Indonesia, oli yang dibiarkan lebih dari 3 bulan tanpa pemakaian juga bisa rusak. Awalnya bening, lama-lama berubah kehitaman dan kehilangan kualitas pelumasnya. Artinya, jadwal ganti oli bukan cuma patokan kilometer, tapi juga usia pemakaian.

Jangan tunggu sampai terlambat. Jika oli transmisi terkontaminasi atau viskositasnya menurun, kinerja transmisi akan anjlok. Akibat paling fatal adalah kerusakan parah pada CVT yang biayanya bisa bikin kantong jebol. Selain itu, menggunakan oli yang salah juga berpotensi merusak komponen dalam.

Beberapa produsen bahkan merekomendasikan pengurasan total oli CVT, bukan sekadar mengganti sebagian cairan. Jadi, jangan asal-asalan.

Kelebihan dan Kekurangan CVT

Keunggulannya:

  • Akselerasi halus tanpa hentakan

  • Hemat BBM dan ramah lingkungan

  • Performa mesin tetap optimal di berbagai kecepatan


Kelemahannya:

  • Tidak cocok untuk mobil bertenaga besar

  • Biaya perawatan lebih mahal

  • Kurang tangguh di medan ekstrem karena cepat panas. (*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *