KITAINDONESIASATU.COM – Pesona mobil listrik Ferrari ternyata berhasil mencuri perhatian pasar otomotif Thailand. Model terbaru bernama Ferrari Luce EV disebut-sebut laris manis meski baru dibuka pemesanannya, menandakan antusiasme tinggi terhadap supercar listrik pertama dari pabrikan asal Italia tersebut.
Kehadiran mobil ini menjadi sorotan karena menggabungkan teknologi elektrifikasi dengan citra eksklusif Ferrari yang sudah mendunia.
Mobil listrik ini masuk ke Thailand melalui distributor resmi Cavallino Motors dan langsung dipasarkan dengan harga sekitar 33,84 juta baht atau setara Rp 18,3 miliar.
Menariknya, harga tersebut lebih tinggi dibandingkan pasar Eropa yang berada di kisaran Rp 11,3 miliar, namun hal itu tidak menyurutkan minat konsumen kelas atas di Negeri Gajah Putih.
Permintaan Tinggi Ferrari Luce EV Meski Menuai Pro dan Kontra Desain
Sejak pemesanan dibuka, permintaan Ferrari Luce EV dilaporkan terus meningkat. Meski jumlah pasti tidak diumumkan, tren penjualan menunjukkan respons yang sangat positif dari konsumen Thailand
Pengiriman unit pertama baru dijadwalkan dilakukan pada akhir tahun depan, tetapi daftar pemesan sudah mulai mengantre sejak awal peluncuran.
Pihak Ferrari melalui CEO Benedetto Vigna menyebut bahwa minat global terhadap Luce EV cukup kuat, termasuk dari pelanggan baru yang sebelumnya belum pernah memiliki Ferrari.
Hal ini menunjukkan bahwa transisi menuju kendaraan listrik tidak mengurangi daya tarik brand tersebut di segmen supercar premium.
Namun di sisi lain, Ferrari Luce EV juga tidak lepas dari kontroversi.
