Inovasi

Karlina Puspa Idroes: Potret Kepemimpinan yang Siap Membangun Palembang

×

Karlina Puspa Idroes: Potret Kepemimpinan yang Siap Membangun Palembang

Sebarkan artikel ini
Karlina Puspa Idroes.
Karlina Puspa Idroes.

KITAINDONESIASATU.COM – Karlina Puspa Idroes, atau lebih akrab disapa dengan Bunda Nana, adalah sosok yang tak asing lagi dalam dunia sosial dan politik di Palembang. Dengan senyum lembut dan sapaan hangatnya, Bunda Nana telah lama dikenal sebagai seorang aktivis dan pemimpin yang selalu memperjuangkan kepentingan rakyat. Kini, sebagai figur alternatif bakal calon Walikota Palembang tahun 2024, ia semakin menunjukkan komitmennya untuk memajukan kota kelahirannya.

Lahir di Palembang pada 21 April 1965, Bunda Nana membawa warisan dari ayahnya, almarhum Idroes Said SH, seorang jaksa yang memiliki hubungan dekat dengan tokoh-tokoh besar seperti almarhum Taufik Kiemas dan Ibu Megawati Soekarnoputri. Persahabatan yang terjalin di masa Orde Baru ini telah membentuk prinsip kerakyatan yang kuat dalam diri Bunda Nana, menjadikannya seorang pemimpin yang selalu berpihak pada wong cilik.

Rekam jejaknya sebagai aktivis dan pembisnis tidak perlu diragukan lagi. Dalam perjalanannya, Bunda Nana telah memegang berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Ketua Umum Forum Bhineka Indonesia (Forbhin) periode 2018-2024 dan Ketua Kawan Ganjar 2022-2024. Ia juga pernah menjabat sebagai Presiden Lions Club selama dua periode berturut-turut pada tahun 2017-2019. Berbagai pengalaman ini memberikan Bunda Nana pandangan yang luas dan kemampuan manajerial yang mumpuni untuk menangani berbagai permasalahan yang ada di Palembang.

Dengan visi yang jelas, Bunda Nana melihat bahwa salah satu kunci pembangunan adalah kemandirian ekonomi berbasis masyarakat. Baginya, kekuatan masyarakat kecil harus dijadikan tulang punggung pembangunan ekonomi, sebuah konsep yang sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan ala Bung Karno. Dalam hal ini, ia percaya bahwa cita-cita kemakmuran dapat diwujudkan dengan memberdayakan masyarakat Palembang dari akar rumput.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *