KITAINDONESIASATU.COM – Kacamata pintar buatan Meta kembali menjadi sorotan setelah memicu kekhawatiran terkait privasi pengguna di ruang publik.
Produk yang dikenal sebagai Meta Ray-Ban itu dinilai membuka celah pelanggaran privasi karena mampu merekam video dan mengambil foto secara diam-diam tanpa mudah disadari orang lain.
Meski menuai kritik, penjualan perangkat tersebut justru terus meningkat di pasar global.
Meta bahkan mengklaim jutaan unit telah terjual dan menjadi salah satu perangkat elektronik konsumen dengan pertumbuhan tercepat dalam beberapa tahun terakhir.
Teknologi AI dan Kamera Kacamata pintar Jadi Sorotan
Meta Ray-Ban hadir dengan teknologi kecerdasan buatan, kamera kecil tersembunyi, speaker mini, serta fitur perekaman cepat hanya dengan sentuhan pada bingkai kacamata.
Desainnya yang menyerupai kacamata biasa membuat banyak orang tidak menyadari saat sedang direkam.
Kondisi ini memicu kekhawatiran tentang keamanan data dan etika penggunaan teknologi di tempat umum.
Beberapa kasus viral menunjukkan adanya rekaman tanpa izin yang kemudian tersebar di media sosial dan memicu perdebatan luas.

