Sementara di Amerika Serikat, robot humanoid lebih banyak dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas manufaktur dan pergudangan.
Perselisihan terbaru ini menambah panjang daftar ketegangan dagang dan teknologi antara kedua negara. Para pelaku industri kini menanti dampak kebijakan tersebut terhadap rantai pasok global, investasi teknologi, serta perkembangan industri robotika di pasar internasional.(*)



