KITAINDONESIASATU.COM – Motif perampokan di Kantor Damkar Godean Kabupaten Sleman, Yogyakarta, banyak mengejutkan warga di Sleman, lantara sakit hati.
Tiga dari tujuh pelaku merupakan pegawai di Damkar Sleman merampok kantornya sendiri lantaran sakit hati, karena tak dihargai.
“Ya korban (inisial T) Danru (komandan regu) ya, dia sering mendapat perlakuan yang menyebabkan sakit hati. Tapi OF sebenarnya, yang paling sakit hati,” kata Dirreskrimum Polda DIY FX Endriadi dihubungi wartawan, Senin (23/9/2024).
Pelaku berinisial OF merupakan pegawai Damkar, dia merasa tak dihargai oleh T, misalnya saja tak disalami saat datang pagi.
OF kemudian curhat ke pegawai lain seperti DD dan NUG, kemudian, mereka merencanakan kejahatan ini.
Diberitakan sebelumnya, Polda DIY menangkap tujuh orang pelaku perampokan Kantor Damkar Godean Kabupaten Sleman.
Ketujuh pelaku berinisial PUR (30), NUG (28), DD (31), BGS (26), HS (28), RH (28), dan OF (36).
Dari tujuh orang ini, tiga di antaranya merupakan pegawai Damkar Sleman yakni NUG, DD dan OF. Ada yang berstatus ASN ada yang belum.
Seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), berinisial T (45), menjadi korban perampokan di Mako Damkar Sleman, Jumat 13 September 2024 pagi.
Perampok yang berjumlah enam orang mengancamnya dengan celurit dan merampas dompet serta HP milik korban.
Kejadian bermula saat korban berjaga sendiri di mako setelah tiga rekannya berangkat menanggapi laporan palsu tentang ular di Minggir, Sleman.
Pelaku memaksa korban menyerahkan barang-barangnya dan menguncinya di kamar. Setelah perampok kabur, korban melapor ke Polresta Sleman.
Polisi kini telah berhasil menangkap tersangka dalam kasus tersebut, korban T mengalami kerugian sekitar Rp1,1 juta. *


