KITAINDONESIASATU.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta mengejutkan bahwa penyelidikan dugaan korupsi di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) ternyata bermula dari laporan masyarakat yang langsung direspons tim penyelidik.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan temuan ini ironis, mengingat lembaga antirasuah tersebut juga tengah menyidik kasus korupsi dalam penyelenggaraan haji.
“Ini miris, karena bersamaan dengan proses penyidikan terkait penyelenggaraan haji,” ujarnya di Gedung Merah Putih, Kamis (20/11) malam.
Budi menegaskan, dugaan korupsi dalam sektor penyelenggaraan haji menjadi PR besar bagi semua pihak terkait. KPK pun mendesak agar tata kelola penyelenggaraan haji segera dibenahi secara serius dan menyeluruh.
Sebelumnya, pada 10 November 2025, KPK telah mengonfirmasi penyelidikan dugaan korupsi di BPKH yang mencakup fasilitas penginapan, katering, hingga layanan pengiriman barang jemaah.
Merespons isu tersebut, Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menegaskan pihaknya menghormati penuh proses hukum KPK dan memastikan dana haji tetap aman.
Ia menambahkan, bahwa seluruh aktivitas BPKH berpegang pada prinsip good corporate governance yang meliputi, transparansi, akuntabilitas, independensi, dan keadilan. (*)


