KITAINDONESIASATU.COM – Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama gagal meraih target yang diinginkannya setelah gagal lolos ke kualifinasi kedua atau Q2 di arena Moto3 Catalunya Spanyol 2026, Sabtu (16/5/2026).
Pembalap asal Gunungkidul Yogyakarta ini mengalami blunder pada percobaan kedua atau pamungkasnya untuk melakoni latihan bebas kualifikasi kedua untuk mencatatkan posisi terbaiknya.
Veda sempat bertahan di posisi empat besar bersaing dengan pembalap lain dan membuka peluang untuk merebut tiket menuju ke Q2 di Circuit de Barcelona-Calunya.
Namun harapan itu tak lagi datang setelah pembalap kelahiran Wonosari, Gunungkidul berusia 17 tahun ini melakukan kesalahan pada sektor terakhir lap pamungkasnya.
Veda sempat mencatatkan waktu lebih baik di tiga sektor awal sebelum akhirnya dia kehilangan momentum akibat blunder yang dialami, hingga harus puas mengakhiri Q1 di posisi ketujuh hari Sabtu (16/5/2026) pukul 18:00 WIB.
Kegagalan dibabak kualifikasi ini menyebabkan Vega harus rela menempati start adu balap, Minggu (17/5/2026) besuk diurutan posisi ke-21.
Peristiwa ini bagi Veda Ega Pratama sekaligus merupakan kegagalan terburuknya sepanjang kariernya di kejuaraan dunia motor kelas ringan.
Pada sesi kualifikasi pertama atau Q1 Veda mengawali sesi dengan berada di urutan ke-23 pada latihan bebas 1 atau FP1, kemudian peringkat mengalami kenaikan hingga di posisi ke-19 pada latihan dan peringkat ke-13 di latihan bebas kedua FP2.
Catatan Veda Ega Pratama kontras dengan performanya sejauh ini yang sekarang sedang mengantongi 50 poin dari lima seri dengan seebagai status pendatang baru terbaik. **

