KITAINDONESIASATU.COM – Kasus Daycare Little Aresha di Yogyakarta terus berkembang dan menjadi perhatian publik.
Kepolisian mengungkap adanya dugaan modus yang dilakukan pengelola untuk meyakinkan orang tua agar percaya terhadap layanan penitipan anak yang ditawarkan.
Salah satu temuan yang kini menjadi sorotan ialah keberadaan kamar contoh yang diduga disiapkan khusus saat calon orang tua melakukan kunjungan.
Temuan tersebut terungkap dalam proses penyelidikan lanjutan yang dilakukan aparat.
Dugaan rekayasa fasilitas ini disebut menjadi salah satu cara agar tempat penitipan terlihat aman, nyaman, dan memenuhi standar pengasuhan anak.
Dugaan Fasilitas Daycare Little Aresha Berbeda dengan Kondisi Sebenarnya
Berdasarkan hasil pendalaman kasus, pengelola diduga mengatur waktu tertentu bagi orang tua untuk melihat area penitipan.
Ruangan yang diperlihatkan dikabarkan memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti pendingin ruangan, tempat istirahat anak, hingga gambaran sistem pengasuhan yang tampak ideal.
Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, kondisi sebenarnya disebut tidak sepenuhnya sesuai dengan gambaran awal.
Sejumlah ruangan ditemukan dalam kondisi berbeda, termasuk dugaan keterbatasan fasilitas dan jumlah pengasuh yang menangani banyak anak sekaligus.
