KITAINDONESIASATU.COM – Proses pencarian korban hilang penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep, Madura terus dilakukan dua orang dalam pencarian dan belum terverifikasi keberadaannya hingga, Senin (3/8/2026).
Pada siang ini Basarnas memperbarui data jumlah penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang tercatat berdasarkan verifikasi sementara berjumlah 236 prang, dari jumlah itu 234 orang terlah berhasil dievakuasi, 5 orang di antaranya meninggal dunia.
Sementara dua lainnya hingga siang ini masih dalam pencaria dan verivikasi keberadaanya, sebab berdasarkan data awal yang diterima sebelumnya jumlah penumpang disebutkan sebanyak 286 orang.
Namun setelah dilakukukan penelusuran kembali diketahui sebanyak 50 orang tidak jadi berangkat karena terlambat datang dan masih di dalam kendaraan, sehingga data terbaru berjumlah 234 setelah dikurangi 50 orang tidak jadi berangkat masuk ke KM Mutiara Sentosa 2.
Ke 50 penumpang yang datang terlambat dan masih di dalam kendaraan ini beruntung, karena dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjug Perak Surabaya, KM Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran hebat di perairan Pulau Gili Yang, Kabupaten Sumenep Madura, Minggu (2/8/2026) pagi sekitar pukul 05:50 WIB.
Saat ini pihak Basarnas sedang mengkonfirmasi kembali kepada pemilik kapal untuk memastikan kembali validasi data manifest penumpang kepada pemilik kapal untuk memastikan kembali data berdasarkan manifes penumpang.
Hingga saat ini proses pencarian terhadap dua orang penumpang tersebut tetap dilakukan, secara matematis tinggal dua orang yang belum ditemukan jika tercatat jumlah penumpang 236 orang dan 234 sudah dievakuasi, seharusnya tingga dua orang yang belum terevakuasi.
Data ini menurut Kepala Basarnas Kelas A Surabaya, Nanang Sigit perlu diverifikasi kembali jika situasinya masih bisa berkembang karena pihak Basarnas masih melakukan konfirmasi kembali kepada pemilik KM Mutiara Sentosa 2.
Saat ini tim SAR mengearahkan 10 kapal untuk melakukan pencarian, sementara sebagian korban sudah dievakuasi untuk diberangkatkan menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, diperkirakan akan tiba pada Senin (3/8/2026) sore hingga malam hari. **





