Berita Utama

Tragedi Pesta Rakyat di Garut, 19 Korban Jalani Rawat Jalan dan 8 Dirawat Intensif

×

Tragedi Pesta Rakyat di Garut, 19 Korban Jalani Rawat Jalan dan 8 Dirawat Intensif

Sebarkan artikel ini
Tragedi Syukuran Pernikahan Putranya di Garut
Tragedi Syukuran Pernikahan Putra Gubernur Jabar di Garut (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Sebanyak 27 orang korban insiden dalam pesta pernikahan anak Gubernur Jawa Barat, yang diselenggarakan pada hari Jumat kemarin, kini mendapatkan penanganan medis. Dari jumlah tersebut, 19 orang di antaranya telah menjalani rawat jalan, sementara 8 orang lainnya masih harus dirawat secara intensif di beberapa rumah sakit di Garut.

Insiden yang terjadi di area di pendopo kantor Bupati Garut ini karena desakan kerumunan ribuan tamu yang membludak. Para korban mengalami berbagai cedera, mulai dari sesak napas, pingsan, hingga luka-luka ringan akibat terinjak atau terdorong. Mayoritas korban yang dirawat intensif dilaporkan mengalami kelelahan ekstrem dan dehidrasi.

Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Pol. drg. Iwansyah mengungkapkan, mayoritas korban mengalami gangguan pernapasan dan keluhan fisik akibat kondisi di lokasi acara yang padat dan tidak terkendali.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan insiden yang terjadi. Mereka juga menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan para korban. Tim investigasi gabungan dari kepolisian dan pihak terkait kini tengah menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti insiden tersebut untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Dalam pesta rakyat yang digelar pasangan Maulana Akbar, anak Dedi Mulyadi dan Putri Karlina, anak Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto merenggut 3 nyawa akibat berdesak-desakan.

Ketiga korban tersebut yakni anggota Polres Garut, Bripka Cecep Syaeful Bahri yang wafat di RS TNI Guntur; seorang anak perempuan berusia delapan tahun bernama Vania Apriliani dan Dewi Jubaedah (61). Keduanya meninggal di RSUD dr. Slamet Garut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *