Berita UtamaInternasional

Tragedi Laut Timur Tengah: Kapal Musaffah 2 Meledak dan Tenggelam, WNI Jadi Korban

×

Tragedi Laut Timur Tengah: Kapal Musaffah 2 Meledak dan Tenggelam, WNI Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
WNI
Ilustrasi. (Dok. inilah.com)

KITAINDONESIASATU.COM – Insiden mengejutkan terjadi di jalur pelayaran paling strategis dunia, Selat Hormuz. Sebuah kapal tugboat berbendera Uni Emirat Arab bernama Musaffah 2 dilaporkan meledak, terbakar, lalu tenggelam pada Jumat dini hari (6/3), memicu operasi pencarian dramatis terhadap sejumlah awak kapal, termasuk warga negara Indonesia.

Kementerian Luar Negeri RI melalui Direktorat Pelindungan WNI menyebutkan insiden terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat di perairan yang berada di antara wilayah Uni Emirat Arab dan Oman. Ledakan hebat yang disaksikan sejumlah saksi mata diduga menjadi pemicu kebakaran besar sebelum kapal akhirnya tenggelam di perairan strategis tersebut.

Kapal itu diketahui membawa tujuh awak dari tiga negara, yakni Indonesia, India, dan Filipina. Dari jumlah tersebut, empat awak kapal berhasil selamat, sementara tiga lainnya masih dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian intensif oleh otoritas setempat.

Khusus untuk awak berkewarganegaraan Indonesia, terdapat empat WNI di dalam kapal. Satu orang dilaporkan mengalami luka bakar dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit di Khasab. Sementara tiga WNI lainnya masih hilang dan terus dicari oleh tim penyelamat dari pihak Oman dan UEA.

Kemlu RI juga mengungkapkan bahwa terdapat satu WNI lain yang berada di sekitar lokasi kejadian, namun ia berada di kapal berbeda sehingga berhasil selamat dari insiden tragis tersebut.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan yang menenggelamkan kapal masih menjadi misteri. Otoritas maritim dari Uni Emirat Arab dan Oman tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di salah satu jalur energi paling vital di dunia itu.

Sementara itu, perwakilan pemerintah Indonesia di kedua negara terus berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat guna mempercepat pencarian tiga WNI yang hilang, memastikan penanganan medis bagi korban selamat, serta menyampaikan perkembangan terbaru kepada keluarga para awak kapal di Tanah Air.

Di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah, Kemlu RI juga kembali mengingatkan seluruh WNI yang berada di kawasan tersebut—termasuk para pekerja kapal—untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, memantau situasi melalui informasi resmi, serta menjaga komunikasi aktif dengan perwakilan Indonesia terdekat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *