KITAINDONESIASATU.COM — Bencana mematikan menerjang kawasan penambangan emas ilegal di wilayah Zamboye, Republik Afrika Tengah. Sebuah area tambang tradisional mendadak runtuh dan menimbun para pekerja, menyebabkan lebih dari 100 orang tewas serta puluhan lainnya dilaporkan hilang terjebak di dalam reruntuhan.
Tragedi ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur lokasi selama beberapa hari berturut-turut, hingga membuat struktur tanah dan tebing di sekeliling area tambang menjadi sangat labil.
Material tanah dan bebatuan berukuran besar seketika longsor menerjang ratusan penambang yang tengah beraktivitas di kedalaman lubang. Saat kejadian, ratusan orang sedang menambang emas yang ada di lokasi. Tiba-tiba terjadi longsor dan menimbun seratusan warga penambang tersebut.
Tim penyelamat gabungan bersama warga lokal masih terus berupaya melakukan evakuasi dengan peralatan seadanya. Namun, medan yang curam serta tingginya risiko longsor susulan menjadi kendala besar dalam pencarian para korban yang tertimbun.
Pemerintah setempat mengumumkan masa berduka nasional dan berjanji akan mengusut tuntas aspek keselamatan kerja di lokasi tersebut. Kasus ini kembali menyoroti bahaya besar dari aktivitas tambang tradisional tanpa standar keselamatan yang marak beroperasi di wilayah tersebut.(*)





