KITAINDONESIASATU.COM – Era baru dalam peta kekuatan tenis putri dunia resmi dimulai.
Bintang asal Kazakhstan, Elena Rybakina, menuliskan namanya dengan tinta emas di sejarah tenis setelah menaklukkan juara bertahan dua kali, Aryna Sabalenka, dengan skor 6-4, 5-7, 6-2 di laga puncak kategori tunggal putri US Open 2026.
Kemenangan dramatis di atas lapangan ikonik Arthur Ashe Stadium ini tidak hanya mengantarkan Rybakina meraih gelar Major pertamanya di turnamen yang diselenggarakan oleh Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA) tersebut, tetapi juga secara resmi melambungkannya ke posisi puncak peringkat dunia (World No. 1).
Bangkit dari Cedera, Dominasi Demi Dominasi
Perjalanan Rybakina menuju final tidaklah mulus. Ia memulai turnamen dengan tanda tanya besar mengenai kondisi fisik akibat cedera pergelangan kaki yang sempat mengancam partisipasinya.
Namun, sang petenis kidal justru menunjukkan mental baja dan ketangguhan yang luar biasa.
Sepanjang turnamen, ia berhasil menyingkirkan nama-nama besar, termasuk mantan juara Naomi Osaka dan unggulan tinggi Coco Gauff, dengan permainan yang semakin matang dan terukur.
Senjata utamanya, yakni servis yang mematikan, kembali menjadi kunci kemenangan. Di laga final saja, Rybakina menghujankan 12 ace yang membuat Sabalenka kesulitan menemukan ritme pengembalian bola.






