KITAINDONESIASATU.COM – Dua kecelakaan mengerikan terjadi di wilayah Kabupaten Gresik menewaskan dua pengendara sepeda motor warga Gresik, Jawa Timur Selasa (22/9/2026).
Kecelakaan pertama terjadi pada Selasa dinihari di Jalan Raya Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik pukul 03:15 WIB menewaskan seorang remaja bernama Abdurrohman Hilmi (22) warga Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng, Gresik.
Sementara kecelakaan kedua terjadi pada hari yang sama di Jalan Raya Deandles tepatnya di Desa Prupuh, Kecamatan Panceng, Gresik pagi sekitar pukul 06:30 WIB, menewaskan seorang pengendara motor Markanan bin Sadido (65) petani warga Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Achmad Adri Aswoko menjelaskan dua kecelakaan yang terjadi di wilayahnya sudah mendapatkan penanganan oleh petugas Satlantas Polres Gresik, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan dan memintai keterangan kepada para saksi.
Oleh karena itu Ipda Aswoko meminta kepada pengendara agar tetap waspada dan selalu berhati-hati dalam berkendara, tidak perlu terburu-buru selalu memperhatikan dan waspada kondisi lalu lintas di sekitarnya agar tidak terjadi kecelakaan.
Dalam kecelakaan yang pertama dialami Abdurrohman Hilmi terjadi pada saat dini hari kondisi lalulintas sepi, namun Hilmi malam itu menabrak truk yang sedang parkir di pinggir jalan hingga menewaskan pekerja PT Wiharta di jalan raya.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Vario W 5501 FK melaju dari arah timur ke arah barat, di tengah perjalanan tiba korban menabrak truk gandeng N 9295 UY dari belakang yang parkir di sisi selatan jalan.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara diduga pengendara sepeda motor kurang memperhatikan kendaraan di depannya sehingga langsung menabrak truk gandeng yang parkir di sebalah kiri jalan.
Di sisi lain Hilmi dalam kondisi capet bekerja di PT Wiharta dan sebelumnya menjani shift 2 kemudian dilanjutkan pekerjaan hingga lembur shift 3, diduga korban dalam kondisi kecapakekan sehingga saat berkendaraan dalam kondisi fisik kurang fit.
Iptu Aswoko menduga pengendara sepeda motor kurang memperhatikan kendaraan di depannya sehingga langsung menabrak bagian belakang truk gandeng yang sedang parkir, sementara kecelakaan terjadi dinihari saat kondisi jalan dan jarak pandang perlu menjadi perhatian ekstra bagi para pengendara.
Sementara kecelakaan yang kedua terjadi menewaskan Markanan yang mengendarai Honad Supra X W 5097 CU hendak berbelok ke kanan kemudian ditabrak pengendara lain Honda Vario W 5459 GD dikendarai seorang wanita Ernawati (44) warga Srawo, Sidayu Gresik hingga mengalami patah tulang kanan sebelah kiri.
Menurut Ipda Aswoko peristiwa itu bermula korban di tengah perjalanan hendak berbelok ke kanan atau ke arah itara, namun diduga posisi kendaraan saat hendak berbelon berada di posisi belum aman dan pengendara diduga kurang memperhatinkan kendaraan lain di belakangnya.
Karena jarak terlalu dekat pengendara yang dari arah belakang seorang pengendara perempuan tak bisa menghindar hingga menabrak sepeda motor korban, korban terpental hingga terjatuh ke aspal jalan hingga meninggal di tempat kejadian kecelakaan, sementara Ernawati juga terpental dari sepeda motornya hingga mengalami patah tulang bagian lengan kanan koran langsung dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik. **





