KITAINDONSIASATU.COM-Plafon salah satu ruang kelas SDN Cikayas 3 di Kampung Bejod, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Senin (2/6/2025) dini hari, ambruk.
Menurut Dewi Setiawati Kepala SDN Cikayas 3, runtuhnya plafon ruang kelas 2 diperkirakan hari Senin sekitar pukul 02.00 dini hari. Selain karena bangunan sudah tua, jebolnya plafon diakrenakan hujan disertai angin kencang yang melanda daerah sekitar. “Sekitar jam duaan plafon ambruk, kebetulan ruangan lagi kosong. Penyebanya hujan deras dan angin yang membuat plafon ruangan kelas 2 ambruk,” ungkapnya.
Untuk sementara waktu, kegiatan belajar mengajar kelas 2 dialihkan ke ruangan kelas 1 yang lebih layak. Memang kondisi bangunan SDN Cikayas 3 banyak yang sudah tua dan perlu dilakukan perbaikan oleh pemerintah.
“Kegiatan belajar mengajar kelas 2 sementara dialihkan ke ruang kelas 1 yang mana kondisi kelasnya layak pakai. Ini ruangan perpustakaan juga sudah rapuh. Kalau melihat kondisi bangunan perkiraan saya ada tujuh ruang kelas yang harus direhab,” ujar Dewi.
Masih kata Dewi, terakhir bangunan SDN Cikayas 3 mendapatkan bantuan pembangunan sekitar 2008. Setelah itu, belum ada lagi sampai sekarang. “Memang, SDN Cikayas sudah lama tidak ada lagi pembangunan. Kalau tidak salah tahun 2007-2008 dilakukan rehab kecil-kecilan,” katanya.
Pihak sekolah berencana membersihkan puing-puing plafon yang ambruk, agar ruangan bisa digunakan kembali, lantaran di sini ruang belajar sangat terbatas. “Mudah-mudahan sebelum tahun ajaran baru sudah selesai (dibersihkan),” ujar Dewi.
Dewi berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang secepatnya memberikan solusi agar siswa didik merasa nyaman selama melakukan pembelajaran. “Saya memohon kepada pemerintah untuk memperhatikan kondisi sekolah yang saat ini memprihatinkan. Semoga dinas terkait bisa melihat kondisi sekolah saat ini, meskipun sudah ada survei dari bagian sarana dan prasarana,” pintanya.

