KITAINDONESIASATU.COM – Keputusan FIFA meringankan hukuman Cristiano Ronaldo setelah kartu merahnya melawan Republik Irlandia memicu badai protes global. Di media sosial, penggemar menuduh FIFA “mengatur skenario” agar Ronaldo bisa tampil di laga pembuka Piala Dunia 2026.
Awalnya, banyak pihak meyakini Ronaldo akan dijatuhi larangan bermain beberapa pertandingan karena perilaku kekerasan.
Namun, FIFA justru mengubah hukuman tersebut menjadi skorsing satu pertandingan, ditambah dua pertandingan tambahan yang ditangguhkan selama 365 hari.
Putusan itu membuat Ronaldo dipastikan bisa tampil pada partai pertama Portugal di Piala Dunia.
Kartu merah yang diterima Ronaldo—yang menaikkan kartu kuning menjadi kartu merah langsung melalui VAR—merupakan yang pertama dalam kariernya di timnas.
Momen tersebut terjadi setelah Ronaldo menyikut Dara O’Shea saat situasi tanpa perebutan bola.
