KITAINDONESIASATU.COM – Setelah timnya juara Piala FA, gelandang andalan Machester City, Rodrigo Hernández Cascante yang lebih dikenal dengan julukan Rodri memperingatkan Arsenal tentang risiko tergelincir di akhir musim Liga Premier.
Gol menakjubkan Antoine Semenyo dengan tumitnya membantu Manchester City mengalahkan Chelsea 1-0 di Wembley, mengamankan kemenangan mereka di Piala FA.
Ini adalah gelar kedua bagi tim asuhan Pep Guardiola musim ini, setelah kemenangan mereka atas Arsenal di final Piala Carabao pada bulan Maret 2026 kemarin.
Setelah kemenangan ini, Manchester City akan langsung memfokuskan seluruh upaya mereka pada persaingan Liga Premier, dimana mereka saat ini tertinggal dua poin dari Arsenal dengan menyisakan dua pertandingan saja.
Arsenal memiliki kesempatan untuk memperlebar keunggulan mereka menjadi lima poin jika mereka mengalahkan Burnley di kandang Selasa, 19 Mei 2026 dini hari WIB.
Sementara itu, Man City harus memenangkan pertandingan tandang mereka melawan Bournemouth untuk menjaga harapan mereka tetap hidup, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.
Pada pertandingan terakhir hari Minggu, tim biru Manchester City akan menjamu Aston Villa, sementara Arsenal akan bertandang ke Crystal Palace.
Setelah kemenangan melawan Chelsea, gelandang Rodri dengan percaya diri menegaskan bahwa lawan mereka masih bisa tersandung, di tenah jalan.
Rodri memenangkan Piala FA adalah peningkatan moral, tetapi kami belum kehilangan ketenangan, masih ada dua pertandingan tersisa, pertandingan-pertandingan itu sangat penting dan sangat, sangat sulit.
“Apa pun bisa terjadi, hanya saja kami perlu Arsenal kehilangan poin, yang bisa terjadi di pertandingan berikutnya atau pertandingan terakhir. Jika saya berada di posisi mereka, menyelesaikan tugas ini tidak akan mudah. Kami harus terus menekan mereka hingga menit terakhir,” ujar Rodri.
Ketika ditanya tentang kemungkinan Arsenal kehilangan poin, Rodri menggunakan pengalaman masa lalu untuk memberikan peringatan.
“Maksud saya, dari pengalaman saya sendiri, kami hampir kehilangan gelar juara dari Aston Villa di kandang sendiri pada menit ke-80 di tahun 2022. Jadi apa pun bisa terjadi dalam sepak bola. Kita tahu betapa sulitnya menentukan hasil pertandingan, dan kita tahu betapa sulitnya mengalahkan lawan mana pun di Liga Premier.”
Tekanan hebat dari Manchester City tak diragukan lagi akan menjadi tantangan psikologis besar bagi Arsenal di penghujung musim. **



