Berita Utama

Polri Siagakan 317 Ribu Personel Amankan Takbiran Malam Ini!

×

Polri Siagakan 317 Ribu Personel Amankan Takbiran Malam Ini!

Sebarkan artikel ini
polisi
317 ribu personel polisi dikerahkan mengamankan takbrian malam ini se-Indonesia. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Dinamika perayaan Idulfitri 1447 H tahun ini diwarnai dengan pembagian agenda strategis para pemimpin bangsa. Presiden terpilih Prabowo Subianto dijadwalkan merayakan lebaran di Aceh Tamiang untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat Serambi Mekkah.

Sementara itu, Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka tetap berada di Jakarta bersama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang memilih merayakan momen kemenangan bersama cucu-cucunya di ibu kota.

Guna menjamin kekhusyukan masyarakat dalam menyambut hari raya, Polri mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 317.000 personel diterjunkan dalam operasi pengamanan malam takbiran di seluruh pelosok Indonesia. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di titik-titik keramaian.

“Fokus kami adalah memastikan seluruh warga dapat melaksanakan takbiran dengan aman dan tertib, baik di kota besar maupun daerah perbatasan,” ungkap Kasatgas Humas Ops Operasi Ketupat 2026, Brigjen Tjahyono, Jumat (20/3/2026).

Polri juga telah menyiapkan sarana pendukung berupa 2.746 pos operasi yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis.

Tjahyono menambahkan, pengamanan turut difokuskan pada sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, meliputi 121.803 masjid, 54.561 lokasi salat Idul Fitri, 618 terminal, 562 pelabuhan, 182 bandara, 268 stasiun kereta api, 2.966 pusat perbelanjaan, serta 4.647 lokasi wisata rekreasi.

Dengan pengawalan ketat dari kepolisian, momen Lebaran 2026 ini diharapkan menjadi simbol persatuan. Kehadiran Prabowo di Aceh dan keberadaan keluarga besar Jokowi-Gibran di Jakarta menunjukkan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, didukung oleh kesiapan total aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas nasional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *