Berita UtamaNews

Polisi Memastikan Ledakan Pakuwon City Surabaya Akibat Selang Elpiji Bocor Merusak 41 Bangunan dan 8 Kendaraan

×

Polisi Memastikan Ledakan Pakuwon City Surabaya Akibat Selang Elpiji Bocor Merusak 41 Bangunan dan 8 Kendaraan

Sebarkan artikel ini
ledakan pakuwon city 2
Kondisi Ruko Kuliner Nasi Tempong Sri Dewi di San Antonio Pakuwon City Surabaya Timur, Selasa (6/10/2026) setelah terjadi ledakan dahsyat. foto: e100 suarasurabaya

KITAINDONESIASATU.COM – Pihak kepolisian Polrestabes Surabaya telah memastikan ledakan di Ruko Kulinar Nasi Tempong Sri Dewi di San Antonio Pakuwon City Surabaya Timur akibat Elpiji, Selasa (6/10/2026).

Ledakan dipicu adanya akumulasi kebocoran selang Elpiji 50 kg hingga menjadikan ledakan begitu dahsyat di kawasan koplek perumahan elit di Pakuwon City yang berada di Surabaya Timur pukul 07:30 WIB.

Kejadian ledakan terjadi ketika karyawan sedang melakukan aktivitas memasak, sebelum meledak, alarm pendeteksi gas sempat berbunyi, tapi kejadian berlangsung sangat cepat.

Tiga tabung gas berukuran 50 kg juga ditemukan di lokasi ledakan dalam kondisi utuh di dalam toko, tim Gegana juga tidak menemukan bahan peladak dari lokasi kejadian.

Akibat ledakan itu sedikitnya 41 bangunan mengalami kerusakan, 5 bangunan di antaranya rusak cukup parah, sisanya berupa kaca pecah akibat getaran kuat, kemudian 8 kendaraan rusak rinciannya 3 sepeda motor dan 5 mobil yang parkir di dekat lokasi kejadian.

Sementara 5 korban luka-luka bakar merupakan karyawan Ruko rumah makan tersebut antara lain Eky (27), Windy (30), Kholifw (27), Sofyan (19), Liutami (23) seluruh korban kini telah dalam perawatan di Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya dan Rumah Sakit Asrama Haji Sukolilo Kota Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menjelaskan tim Inafis Satrekrim bersama tim Genana Sat Brimob Polda Jatim telah melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak menemukan bahan peledak.

Kapolrestabes Luthfie memastikan sumber ledakan berasal dari Ruko Nasi Tempong Sri Dewi berada di dalam Ruko, polisi menemukan tiga tabung gas Elpiji berukuran 50 kg dalam kondisi utuh.

Sementara Danden Gegana Satbrimob Polad Jatim, Kompol Dyan Vicky Sandi menjelaskan gas Elpiji yang bocor didiga memenuhi ruangan tertutup, pada saat bersamaan terdapat pemicu yang kemudian menyebabkan ledakan dahsyat.

Sehingga karena ada tekanan gas terkumpuk dalam satu ruangan itu yang menyebabkan pemicu terjadinya ledakan hingga juga menimbulkan kerusakan parah di sekitar lokasi kejadian. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *