Berita UtamaMotoGP

Penampilan Impresif Veda Pratama Raih Rookie of the Year Moto3 2026 dan Lima Besar Klasemen Moto3

×

Penampilan Impresif Veda Pratama Raih Rookie of the Year Moto3 2026 dan Lima Besar Klasemen Moto3

Sebarkan artikel ini
VEDA 2
Veda Ega Pratama

KITAINDONESIASATU.COM – Pembalap Moto3 Indonesia, Veda Ega Pratama hingga seri kelima Moto3 di Le Mans Prancis menempati posisi impresif sebagai pembalap pemula Motor3 2026.

Per 10 Mei 2026, pembalap asal Wonosari Gunungkidul ini menempati posisi ke-5 klasemen sementara pembalap Moto3 2026 dengan total 50 poin setelah finis ke-4 di GP Prancis.

Veda Pratama yang membela Honda Team Asia, juga memuncaki klasemen Rookie of the Year Moto3 2026 merupakan satu-satunya pembalap dari Asia Tenggara yang tampil menyakinkan selama ini.

Meski tidak naik podium penampilan Veda kembali mencuri perhatian publik balap dunia setelah tampil impresif pada seri Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans.

Rider Honda Team Asia tersebut sukses mempertahankan tren positif dan kini semakin kokoh dalam persaingan gelar Rookie of the Year Moto3 2026.

Penampilan secara konsisten Veda Ega Pratama bisa disejajarkan dengan pembalap top dunia Moto3 seperti Marco Morelli, Maximo Quiles hingga Ardian Fernandez.

Penampilan konsisten Veda sepanjang awal musim membuat namanya terus melesat di papan klasemen rookie, hasil finis keempat di Le Mans menjadi bukti bahwa pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu mampu bersaing dengan para rider terbaik di kelas Moto3.

Balapan Moto3 Prancis berlangsung dalam kondisi cuaca yang sulit, hujan mengguyur lintasan Le Mans sejak awal lomba dan membuat para pembalap harus bekerja ekstra menjaga ritme balapan.

Namun, Veda Ega Pratama menunjukkan mental kuat sepanjang race. Meski sempat tertinggal dari grup depan akibat lintasan licin, ia tetap tenang dan terus menjaga konsistensi lap demi lap.

Pembalap Máximo Quiles tampil luar biasa di awal musim Moto3 2026 konsistensi dan memiliki keberanian serta bermental juara benar-benar terlihat di setiap balapan.

Tiga kemenangan dari lima balapan membuktikan bahwa Máximo Quiles adalah salah satu talenta muda paling berbahaya di Moto3 musim ini.

Bukan hanya cepat, tapi juga sangat konsisten dalam perebutan podium di setiap seri, dia adalah lawan paling tangguh bagi Veda Ega Pratama, Veda bisa belajar banyak dari Max.

Barangkali belum semua orang tahu bahwa manajer Tim Honda Asia, Hiroshi Aoyama juga menjadi juga pernah menjadi juara dunia di kelas 250cc musim 2009 dengan total poin 261.

Sudah pasti Hiroshi Aoyama akan sangat bahagia jika suatu saat Veda Ega Pratama bisa menyamai atau bahkan melampaui pencapaian prestasinya, bisa di kelas Moto3, Moto2 atau bahkan MotoGP.

Hasil yang dicapai Veda hingga seri kelima terasa sangat penting karena persaingan rookie Moto3 musim ini berlangsung ketat.

Banyak pembalap debutan tampil agresif, tetapi belum mampu menjaga aksinya secara konsistensi seperti yang diperlihatkan Veda dalam lima penampilannya sejak dari Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol hingga Prancis. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *