Proyek saat ini masih dalam tahap awal, meliputi sosialisasi kepada warga dan persiapan pembebasan lahan.
Total lahan yang dibutuhkan untuk proyek ini mencapai 305 hektare, dengan 260 ribu meter persegi di antaranya berada di Kabupaten Bogor.
Setelah proses pembebasan lahan selesai pada tahun 2025, pembangunan fisik dijadwalkan berlangsung hingga tahun 2027 dan ditargetkan mulai beroperasi pada tahun yang sama.
Jalan tol ini akan dilengkapi tiga simpang susun yang direncanakan dibangun di Pondokudik Kemang, Putat Nutug Ciseeng, dan Rumpin.
Hanan juga menambahkan bahwa saat ini anggaran untuk proyek dan pembebasan lahan masih dalam kajian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Proses penetapan lokasi juga tengah diajukan ke Gubernur oleh Kementerian PUPR. (Nicko)



