Pada pukul 06.00 Wita, satu personel SAR mulai menyelam di kedalaman sekitar 3 hingga 4 meter. Namun, hasil pencarian awal masih belum menemukan korban.
Pencarian kemudian diperluas dengan penyisiran ke arah hilir. Upaya ini akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Koordinator lapangan SAR, Gede Suastra, menyebutkan bahwa korban ditemukan sekitar 10 hingga 15 meter dari lokasi awal terjatuh, Sabtu 18 April 2026.
Saat ditemukan, posisi korban berada di kedalaman sekitar sepaha orang dewasa. Korban juga masih mengenakan pakaian lengkap.
Setelah ditemukan, jenazah pemuda tewas di Bendungan Mengwi Badung tersebut langsung dievakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Mangusadha Badung menggunakan ambulans PMI.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur. Selain tim SAR Denpasar, turut terlibat personel Polres Badung, Polsek Mengwi, Polair, PMI, serta masyarakat setempat.
Kejadian di Badung Bali ini menjadi pengingat penting akan bahaya aktivitas di sekitar bendungan, terutama dalam kondisi tidak sadar atau di bawah pengaruh alkohol.***


