Berita Utama

Motor Oleng Akibat Jalan Berlubang di Jalur Singaraja–Gilimanuk, Mahasiswi Asal Jember Tewas

×

Motor Oleng Akibat Jalan Berlubang di Jalur Singaraja–Gilimanuk, Mahasiswi Asal Jember Tewas

Sebarkan artikel ini
Motor Oleng Akibat Jalan Berlubang (Istimewa)
Motor Oleng Akibat Jalan Berlubang (Istimewa)

KITAINDONESIASATU.COM – Libur Natal yang seharusnya menjadi momen bahagia berubah menjadi tragedi.

Seorang mahasiswi asal Jember, Jawa Timur, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di jalur utama Singaraja–Gilimanuk, Kabupaten Buleleng, Bali.

Kecelakaan tersebut diduga kuat dipicu oleh kondisi jalan yang berlubang.

Kecelakaan Terjadi di Jalur Padat Singaraja–Gilimanuk

Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025, sekitar pukul 15.00 Wita.

Lokasi kejadian berada di Banjar Dinas Tegal Bunder, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, wilayah yang dikenal sebagai jalur penghubung vital antara Singaraja dan Gilimanuk.

Korban diketahui bernama Dea Putri Alfida, berusia 27 tahun. Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi P 5948 KD dan melaju dari arah timur menuju barat.

Berdasarkan informasi di lapangan, sepeda motor yang dikendarai korban tiba-tiba oleng setelah melintasi jalan berlubang.

Kondisi tersebut membuat korban kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh keras ke badan jalan.

Benturan yang dialami korban cukup parah dan menyebabkan luka berat di beberapa bagian tubuh, meskipun saat itu korban diketahui telah mengenakan helm pengaman.

Insiden kecelakaan tersebut baru dilaporkan ke pihak kepolisian sekitar satu jam setelah kejadian.

Petugas dari Unit Laka Lantas Polsek Gerokgak langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan olah tempat kejadian perkara.

Korban sempat mendapatkan pertolongan medis dan dibawa ke Puskesmas Melaya II. Namun, akibat luka berat yang diderita, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi kecelakaan secara menyeluruh.

Dari hasil sementara, kecelakaan disimpulkan terjadi karena pengendara kehilangan kendali saat melintasi jalan berlubang.

Tidak ditemukan indikasi keterlibatan kendaraan lain dalam insiden tersebut, sehingga kecelakaan dikategorikan sebagai kecelakaan tunggal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *