Berita Utama

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Lantik Frank Hutapea dan Sabrang Noe jadi Tenaga Ahli

×

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Lantik Frank Hutapea dan Sabrang Noe jadi Tenaga Ahli

Sebarkan artikel ini
sjafrie
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin resmi melantik sejumlah tokoh sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) dalam upacara yang digelar di Kantor Kementerian Pertahanan, Jumat (16/01/2026).

Di antara deretan nama yang dilantik, dua sosok menarik perhatian publik, yakni Frank Hutapea, yang dikenal sebagai putra pengacara kondang Hotman Paris, dan Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe, vokalis grup band Letto.

Penunjukan ini merupakan bagian dari upaya penguatan strategis Dewan Pertahanan Nasional dalam menghadapi dinamika keamanan global yang kian kompleks. Frank Hutapea, yang berlatar belakang hukum internasional, diharapkan dapat memberikan kontribusi pada regulasi pertahanan dan isu-isu hukum strategis.

Sementara itu, Sabrang Noe, yang juga dikenal sebagai pemikir kebudayaan dan pakar teknologi informasi, diproyeksikan untuk memperkuat ketahanan nasional dari sisi sosial-budaya serta kedaulatan digital.

“Pelantikan ini bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai perspektif dari berbagai bidang keahlian guna merumuskan kebijakan pertahanan yang lebih komprehensif dan adaptif,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan, Brigjen Rico Ricardo Sirait.

Sementara enam Tenaga Ahli Utama yang dilantik yakni Prof. Dr. Surachman Surjaatmadja, Dr. Ian Montratama, Dr. Ing. M. Abdul Kholiq, Agato P. P. Simamora, S.H. M.H., Dr. Achmad Rully, dan Filda Citra Yusgiantoro, Ph.D.

Langkah Menhan Sjafrie menggandeng tokoh muda dan praktisi lintas bidang ini mendapat apresiasi sebagai upaya modernisasi institusi pertahanan. Para tenaga ahli baru ini diharapkan segera merumuskan langkah taktis dalam memperkuat pilar pertahanan negara di masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *