Ia kini unggul jauh dari sejumlah legenda sepak bola dunia seperti Leonidas dan Ronaldo Nazario yang masing-masing mengoleksi delapan gol. Sementara Pele, Vava, Just Fontaine, dan Oldrich Nejedly sama-sama mencatatkan enam gol di fase gugur.
Tak hanya itu, gol Mbappe juga membawa Prancis mencapai 150 gol sepanjang sejarah Piala Dunia. Les Bleus menjadi negara keempat yang menembus angka tersebut setelah Brasil, Jerman, dan Argentina.
Paraguay Tampil Agresif hingga Akhir
Meski tertinggal, Paraguay tidak menyerah begitu saja. Tim Amerika Selatan itu mengubah skema permainan dari 5-4-1 menjadi 4-2-3-1 demi meningkatkan daya serang pada babak kedua.
Namun absennya dua pemain kreatif, Julio Enciso dan Miguel Almiron, membuat serangan Paraguay kurang efektif. Mereka lebih banyak mengandalkan permainan fisik untuk menghentikan dominasi Prancis.
Dalam salah satu insiden, Avalos kedapatan menyikut Dayot Upamecano sehingga wasit menghadiahkan tendangan bebas untuk Prancis.
Prancis Kuasai Jalannya Pertandingan
Sejak menit-menit awal, Prancis tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik. Duet bek tengah William Saliba dan Dayot Upamecano beberapa kali naik membantu membangun serangan hingga memasuki area permainan Paraguay.

