Berita UtamaSepakbola

Luis Enrique Ungkap Cara Hentikan Lamine Yamal, PSG Siapkan Strategi Khusus Lawan Barcelona

×

Luis Enrique Ungkap Cara Hentikan Lamine Yamal, PSG Siapkan Strategi Khusus Lawan Barcelona

Sebarkan artikel ini
Pelatih PSG, Luis Enrique
Pelatih PSG, Luis Enrique. (IG)

“Cara terbaik untuk menghentikan Lamine Yamal adalah dengan menjauhkan bola dari Barcelona,” ujar Enrique pada Senin (19/10/2026).

Ia bahkan menggambarkan situasi ketika Yamal tidak memperoleh bola sebagai kondisi ideal bagi PSG. Namun, Enrique tidak menutup mata terhadap kemampuan Barcelona yang dikenal piawai mengendalikan tempo permainan.

“Jika dia tidak bisa mendapatkan bola, semuanya akan tenang. Itu akan ideal, tetapi kita tahu itu tidak akan terjadi karena sulit untuk bermain melawan Barcelona dan Lamine Yamal,” katanya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa PSG tidak bisa sekadar mengandalkan penjagaan ketat terhadap satu pemain. Memutus suplai bola, menekan penguasaan Barcelona, dan menjaga koordinasi antarlini menjadi pekerjaan yang harus dilakukan secara bersamaan.

Enrique juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak terjebak hanya mengawasi pergerakan Yamal. Barcelona masih memiliki sederet pemain berkualitas yang bisa menghukum PSG jika pertahanan kehilangan konsentrasi.

“Cara untuk menghadapi tim dengan kualitas seperti mereka adalah dengan waspada dan menghadapinya sebagai sebuah tim. Tapi bukan hanya Lamine. Ada Raphinha, Pedri … ada banyak pemain top lainnya,” ungkapnya.

PSG punya alasan untuk percaya diri menghadapi Barcelona. Les Parisiens sebelumnya menghancurkan Slovan Bratislava dengan skor 6-1 dan menaklukkan Manchester City 4-2.

Barcelona juga tidak kalah mengerikan. Blaugrana membungkam Feyenoord 5-1 sebelum mengalahkan Galatasaray 4-1. Catatan tersebut memperlihatkan betapa tajamnya lini serang kedua tim menjelang pertemuan di Paris.

Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan bagi PSG. Dukungan suporter Parc des Princes diharapkan membantu tim tuan rumah menekan Barcelona sejak awal pertandingan.

Namun, Barcelona memiliki senjata yang tidak boleh diremehkan. Jika mampu mempertahankan penguasaan bola dan membuka ruang di pertahanan PSG, Yamal bersama Raphinha dan Pedri berpotensi menciptakan masalah besar bagi tuan rumah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *