KITAINDONESIASATU.COM- Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai mencatat pencapaian penting setelah PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro berhasil menyelesaikan pengangkatan dan pemasangan girder terakhir. Keberhasilan ini membuat seluruh jalur konstruksi kini tersambung 100 persen.
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, mengatakan girder terakhir dipasang di atas kawasan Double Double Track (DDT) Manggarai, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik paling kompleks dan menantang dalam proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B.
Menurutnya, rampungnya pemasangan girder tersebut menjadi penanda selesainya salah satu tahapan konstruksi paling krusial di sepanjang koridor Velodrome–Manggarai.
Iwan menjelaskan, kawasan DDT Manggarai sejak awal menjadi fokus utama karena berada tepat di atas jalur kereta aktif dengan lalu lintas perjalanan yang sangat padat. Proses pemasangan girder di lokasi tersebut membutuhkan perencanaan yang presisi, koordinasi lintas instansi, serta pemanfaatan waktu kerja yang sangat terbatas agar tidak mengganggu operasional kereta api.
Ia menegaskan keberhasilan menyelesaikan pekerjaan di titik kritis tersebut bukan hanya menunjukkan kemampuan teknis konstruksi, tetapi juga keberhasilan menjaga aspek keselamatan selama pekerjaan berlangsung di tengah aktivitas perkeretaapian yang tetap beroperasi.
Jakpro menyebut rampungnya seluruh proses pengangkatan girder semakin memperkuat progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Hingga pekan keempat Juni 2026, progres fisik proyek telah mencapai 94,061 persen.
Setelah seluruh jalur girder tersambung, tahap pembangunan berikutnya akan difokuskan pada penyelesaian pekerjaan lanjutan, pengujian sistem, serta penguatan kesiapan operasional agar LRT Jakarta Fase 1B dapat mulai beroperasi sesuai target yang telah ditetapkan. (*)




