Berita UtamaNews

Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah Warga di Tegalombo Pacitan Diduga Berasal dari Serbuk Bahan Peledak Petasan

×

Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah Warga di Tegalombo Pacitan Diduga Berasal dari Serbuk Bahan Peledak Petasan

Sebarkan artikel ini
ledakan pacitan
Kondisi ledakan di Dusun Semanding, Desa Tahunan Baru, Tegalombo, Kabupaten Pacitan. foto: facebook/ Sinta Annisa Trienoto

KITAINDONESIASATU.COM – Kasus ledakan dahsyat di Dusun Semanding, Desa Tahunan Baru, Tegalombo, Kabupaten Pacitan, jawa Timur Jumat (12/12/2025) sekitar 06:00 WIB polisi menemukan jejak mencurigakan.

Dugaan kuat yang diidentifikasi oleh Inafis Polres Pacitan adalah diduga berasal dari bahan peladak untuk pembuatan petasan, dugaan kuat itu setelah polisi menemukan barang-barang mencurigakan di lokasi ledakan.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan tumpukan kertas dan bau menyengat berasal dari serbuk petasan, semakin menguatkan dugaan adanya kemungkinan adanya bahan peladak rakitan, bahan pembuat petasan yang tersimpan di dalam salah satu rumah korban.

Inikasi itu semain kuat seperti diungkapkan Kapolres Tegalombo, Aiptu Fatkhurrahman adanya sisa-isa material untuk merakit petasan yang ditemukan petugas polisi, meski demikian penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan mendalam.

Seperti kita ketahui sebuah ledakan dahsyat mengguncang sebuah rumah warga di Dusun Semanding, Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Pacitan.

Peristiwa ini menimbulkan kepanikan warga dan mengakibatkan lima orang luka-luka serta dua rumah semi permanen hancur dan hampir rata dengan tanah.

Tak hanya itu satu rumah lain yang berada di bawah lokasi kejadian juga mengalami kerusakan cukup berat.

Syidiq Syarofudin, salah satu korban, mengaku sedang tidur ketika suara dentuman keras, mirip suara ledakan bom, disertai kilatan cahaya mengejutkannya.

Syidiq yang tertimpa reruntuhan bangunan berhasil keluar dengan bantuan warga sebelum akhirnya dilarikan ke Puskesmas Gemaharjo untuk mendapatkan perawatan.

Selain Syidiq, empat warga lain, yakni Cantika Noriana Ristaeni, Sutini, Arba Sarifudin, dan Endro Dwi, juga mengalami luka ringan.

Mereka telah mendapatkan perawatan medis dan diperbolehkan pulang, namun untuk sementara tinggal di rumah keluarga terdekat.

Sementara itu, Cantika harus dirujuk ke RSUD Ponorogo karena mengalami sesak napas usai insiden.

Hingga saat ini, penyebab ledakan masih dalam penyelidikan mendalam pihak Polres Pacitan, aparat gabungan telah turun ke lokasi untuk mengamankan area dan melakukan pendataan kerusakan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *