KITAINDONESIASATU.COM – Operasi pencarian tenggelamnya KM Virgo juga mengerahkan tim SAR Surabaya yang kini sedang melakukan proses pencarian korban 129 penumpang yang belum ditemukan, Senin (14/9/2026).
Sebanyak 114 penumpang kapal KM Virgo Transport 8 telah berhasil ditemukan dalam perkembangan terbaru operasi pencarian mengungkap 108 orang selamat dan enam meninggal.
Sementara 129 penumpang lainnya masih dalam pencarian setelah kapal menghalami hilang kontak dan terbalik di Laut Jawa dalam perjalanan dari Tanjung Perak menuju Banjarmasih Kalimantan Selatan.
Kepala SAR Surabaya, Nanang Sigit menjelaskan dalam wawancara dengan Radio Suarasurabaya jika data yang ada sifatnya masih sementara masih dapat berubah karena proses pencarian dan pendataan saat ini sedang berlangsung.
Dikatakan data yang ada merupakan data yang belum fik, pihak SAR hanya me-release informasi yang berasal dari koordinator di Banjarmasin, pada saat tertentu data bisa berubah-ubah untuk jumlahnya.
Menurut informasi dari Nanang sebagian korban telah ditemukand sekarang posisinya berada di sejulah kapal penolong dan belum seluruhnya dipindahkan ke Banjarmasin.
Yang terkonfirmasi ada 4 kapal yang terlah mengkonfirmasi membawa para korban kapal tenggelam itu, termasuk di dalamnya ada kapol Pertamina.
Para korban selanjutnya akan diarahkan menuju Dermaga Basirih, Banjarmasin, namun proses pemindahan korban antarkapal menghadapi kendala karena gelombang tinggi.
Sehingga proses transfer para korban penumpang KM Virgo antarkapal mengalami kesulitan akibat cuaca yang tidak mendukung sehingga proses itu belum dilakukan.
Basarnas juga masih menelusuri kemungkinan adanya korban yang diselamatkan oleh kapal-kapal nelayan tetapi sejauh ini belum masuh dalam data resmi, kantor SAR Surabaya juga telah berkoordinasi dengan nelayan di wilayah Lamongan, Tuban hingga Gresik terkait persoalan ini.
Kemungkinan itu bisa saja terjadi, setelah Kapal Cahaya Bahari asal Tuban dilaporkan membawa sekitar 22 orang dalam kondisi selamat, oleh karena itu Nanang meminta nelayan yang menemukan korban KM Virgo agar melaporkan ke kantor SAR Surabaya atau kepolisian terdekat.
Sementara operasi pencarian terhadap 129 penumpang masih belum diketahui keberadaannya, karena tim dibagi menjadi enam sektor dengan luas area pencarian mencapai 1.600 mil laut persegi.
Pencarian dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan mengerahkan tiga pesawat termasuk helikopter GR-3601 dari Surabaya pesawat Mabes dan pesawat BNPB.
Sementara Basarnas mengerahkan KN SAR Permadi 249 yang telah berada di area pencarian sejak hari Minggu malam, juga dari TNI AL menggunakan KRI Pulai Rani dan KRI Clurit, tim SAR menemukan sejumlah life raft dan life jacket dalam kondisi kosong di tengah laut ada dua life raft ditemukan tanpa korban.
Korban yang menggunakan life raft diperkirakan bisa bertahan dua kali 24 jam sedangkan korban yang perahu karet dapat bertahan lebih lama lagi, Basarnas telah menyebarkan informasi dan berkoordinasi dengan SROP dan KSOP Tanjung Perak Surabaya wilayah Banjarmasih hingga Jepara untuk perluasan pencarian korban. **





