KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan terjadi di depan pabruk PT Pei Hai Internasional Wiratama Indonesia di Jl Raya Janti, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Jombang, Rabu (22/7/2026) pukul 06:30 WIB menewaskan dua orang dan sejumlah luka-luka.
Dua korban meninggal diketahui dua karyawan pabrik itu atas nama Miftakhul Septiani (26) warga Kepuhkembeng, Peterongan dan Popy Damayanti (23) warga Kedunglosari, Tembelang, Jombang.
Kedua korban tewas di lokasi kejadian setelah keduanya ditabrak truk boks Hino B 9188 PEU dikemudikan Abdul (24) warga Lebak, Banten yang kehilangan kendali akibat rem blong.
Selain menewaskan dua karyawan pabrik sejumlah korabn lainnya mengalami luka-luka berat ringan langsung dievakuasi ke RSUD Jombang dan RS PKU Muhammadiyah Mojoagung dan RS Moerdjito.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan kecelakaan bermula dari mobil boks Hino melaju dari arah timur ke arah barat, diduga truk mengalami kerusakan rem atau rem blong truk melaju tak terkendali.
Truk yang melaju kemudian menabrak sejumlah pengendara sepeda motor yang sedang berhenti di jalur kiri di depan pabrik PT Pei Hai hingga menyebabkan dua orang tewas dan tiga orang luka-luka mereka mengendarai Honda Vario, Yamaha Vega R dan Honda Beat.
Dua korban meninggal adalah pengendara honda Vario dan seorang pejalan kaki keduanya mengalami luka parah karena terlindas truk dan meninggal di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Nurul Iman mengungkap kasus kecelakaan telah mendapatkan penanganan dari Satlantas Polres Jombang, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan petugas, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan para saksi.
Menurut Ipda Nurul kecelakaan terjadi saat jalan dipadati kendaraan dan banyak karyawan pabrik yang sedang berjalan menuju dan meninggalkan tempat kerja, bertepatan dengan sip kerja mereka.
Kini polisi sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan maut itu, aparat sedang mengumpulkan keterangan saksi serta proses penyelidikan adanya dugaan teknis akibat rem blong. **





