“Ini akan menjadi perhatian serius. Kami akan periksa kondisi teknis dan kelayakan bus dengan lebih ketat. Namun tentu kami menunggu hasil investigasi lengkap terlebih dahulu,” ujarnya.
Tragisnya, ini bukan kali pertama bus ALS mengalami kecelakaan di wilayah Sumbar. Pada tahun 2024, bus ALS juga mengalami kecelakaan di jalur Malalak, Kabupaten Agam. Saat itu, satu orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.
Kementerian Perhubungan dan pihak terkait kini tengah memperketat pengawasan terhadap armada yang beroperasi, guna mencegah kecelakaan serupa terjadi di masa depan.***

