KITAINDONESIASATU.COM – Selat Hormuz Iran kembali jadi sorotan dunia setelah juru bicara militer Teheran mengumumkan pengetatan kontrol di jalur strategis tersebut.
Dalam pernyataan Sabtu (19/4/2026) sebagaimana laporan TasnimNews, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia menegaskan Angkatan Bersenjata Iran memegang kendali penuh atas perairan vital ini.
Disebutkan bahwa Iran sebelumnya sempat mengizinkan kapal tanker dan komersial melintas dengan pengaturan khusus, sejalan dengan negosiasi beritikad baik.
Namun, situasi berubah setelah Amerika Serikat dinilai berulang kali melanggar komitmen.
Krisis jalur minyak dunia pun kembali mengemuka.
“AS telah melanjutkan tindakan ‘pembajakan’ dan ‘perampokan laut’ dengan dalih blokade,” tegas juru bicara militer Iran seperti dilansir kantor berita resmi.
Akibatnya, kontrol militer Iran Selat Hormuz April 2026 dikembalikan ke status sebelumnya: pengelolaan ketat dan operasional penuh oleh angkatan bersenjata.
Pesan Teheran jelas: selama Washington belum mencabut pembatasan pergerakan kapal dari dan ke Iran, situasi di Selat Hormuz Iran akan tetap dalam kondisi terkendali ketat.

