Berita UtamaKesehatanViral

Kaldu Rumput Laut Viral di Medsos, Klaimnya Teruji atau Hanya Hype? Ini Kata Ahli

×

Kaldu Rumput Laut Viral di Medsos, Klaimnya Teruji atau Hanya Hype? Ini Kata Ahli

Sebarkan artikel ini
kaldu rumput laut
Ilustrasi kaldu rumput laut (Pexels)

KITAINDONESIASATU.COM – Kaldu rumput laut mendadak populer di TikTok dan Instagram. Minuman ini diklaim bisa meredakan peradangan, memperbaiki usus, hingga membantu penurunan berat badan.

Namun, manfaat kaldu rumput laut yang ramai di media sosial belum sepenuhnya didukung bukti ilmiah kuat. Para ahli memperingatkan agar tidak mudah percaya pada klaim berlebihan.

Asal-usul kaldu rumput laut sebenarnya bukan hal baru. Di negara seperti Jepang, Korea, dan Tiongkok, kaldu ini sudah lama dipakai dalam masakan tradisional, terutama sebagai dasar dashi.

Minat global terhadap manfaat kaldu rumput laut meningkat seiring tren makanan fungsional dan diet berbasis tumbuhan. Setelah pandemi, banyak orang mencari makanan yang dianggap bisa mencegah penyakit.

Di media sosial, kaldu rumput laut disebut-sebut mampu melawan peradangan, memulihkan mikrobiota usus, dan mempercepat metabolisme. Namun, klaim ini jauh lebih ambisius daripada apa yang telah dibuktikan sains.

Fakta kaldu rumput laut viral menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian dilakukan dengan alga utuh atau ekstrak pekat, bukan kaldu buatan sendiri. Proses pembuatannya pun memengaruhi kandungan nutrisi yang larut dalam cairan.

Ahli gizi menyarankan untuk mengonsumsi kaldu rumput laut bersama dengan rumput lautnya, asalkan aman dikonsumsi. Hal ini karena sebagian besar serat dan nutrisi penting tetap berada di dalam alga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *