KITAINDONESIASATU.COM – Kondisi kabut asap yang mengganggu jarak pandang menjadi perhatian Basarnas Palembang. Para pengguna transportasi air di sepanjang Sungai Musi diminta meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan selama beraktivitas di perairan.
Imbauan tersebut ditujukan kepada nakhoda, pengemudi kapal sungai, maupun masyarakat yang menggunakan transportasi air. Mereka diminta tidak mengabaikan kondisi cuaca dan jarak pandang sebelum memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, S.E., mengatakan kabut asap dapat membuat jarak pandang berkurang secara signifikan.
Kondisi tersebut tentu meningkatkan risiko, terutama ketika kapal beroperasi pada malam hari atau saat pandangan pengemudi semakin terbatas.
Kecepatan Kapal Perlu Dikurangi
Dalam situasi tersebut, pengguna transportasi air diminta menyesuaikan kecepatan kapal dengan kondisi di lapangan. Pengurangan kecepatan diperlukan agar nakhoda memiliki waktu yang cukup untuk merespons apabila terdapat kapal, benda, atau hambatan lain di jalur pelayaran.





