KITAINDONESIASATU.COM – Joko Anwar mengomentari kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang hendak mengirim anak-anak bermasalah ke barak militer.
Joko Anwar menegaskan bahwa anak-anak bermasalah sebenarnya membutuhkan penyembuhan trauma.
Menurutnya, orang tua harus mengetahui terlebih dahulu apa yang sebenarnya menjadi penyebab dari perilaku negatif sang anak.
“Karena ini tidak membuat kita lebih memahami akar masalah perilaku anak. Mereka butuh pemahaman emosi, penyembuhan trauma, dan bimbingan personal,” katanya di akun X @jokoanwar pada Senin, 28 April 2025.
Sutradara film Pengepungan di Bukit Duri itu menyebut anak tidak seharusnya dimasukkan ke barak militer dan dituntut untuk patuh.
“Bukan sekedar dikondisikan untuk patuh,” ujarnya.
Joko mengingatkan Dedi bahwa barak militer bukanlah tempat yang tepat untuk membuat anak terbuka tentang perasaannya.
“Barak militer tidak dikondisikan untuk memberikan kebutuhan ini,” pungkasnya.


